Sabtu Kreatif Diskominfo Jember Ajak KIM Se-Jember Mengintip Command Center Wadhul Gus'e

  • Jul 11, 2026
  • ARIEF
  • INFO PENDIDIKAN

KIM Tegalgede - Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Tegalgede kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas literasi digital melalui keikutsertaannya pada kegiatan Sabtu Kreatif KIM yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember, Sabtu (11/7/2026) di Aula Gedung Nusantara Lantai 5. Mengangkat tema "Berkenalan dengan Jember Command Center", kegiatan ini diikuti oleh KIM se-Kabupaten Jember sebagai bagian dari penguatan peran komunitas dalam mendukung pelayanan publik berbasis digital.

Acara dibuka oleh Staf Bidang Aspirasi dan Layanan Informasi Publik (IP) Diskominfo Kabupaten Jember, Ilham J. Hajir, yang menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas anggota KIM agar mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyebarluaskan informasi yang akurat sekaligus menjembatani aspirasi masyarakat.

Materi utama mengenai alur kerja dan perkembangan Layanan Resmi Pengaduan Masyarakat Wadhul Gus'e disampaikan oleh Ning Niha (Nihayatus Sa'adah). Dalam pemaparannya, peserta dikenalkan dengan mekanisme penerimaan laporan masyarakat, proses disposisi kepada perangkat daerah terkait, hingga sistem pemantauan tindak lanjut yang dilakukan secara terintegrasi melalui Jember Command Center.

Tidak hanya menerima materi di dalam ruangan, seluruh peserta juga diajak mengunjungi langsung Command Center Tim Wadhul Gus'e yang berada di Lantai 4 Gedung Nusantara, Jalan PB Sudirman, tepat di sisi utara Alun-Alun Jember. Kunjungan ini memberikan gambaran nyata mengenai bagaimana pusat kendali tersebut bekerja dalam memonitor laporan masyarakat secara real time, mengoordinasikan tindak lanjut, sekaligus mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

KIM Tegalgede diwakili oleh Sudarmawan selaku Ketua KIM Tegalgede dan Arief dari Bidang Pengelolaan dan Akses Informasi. Keduanya aktif mengikuti diskusi sekaligus menyampaikan berbagai masukan berdasarkan pengalaman organisasi selama mendampingi masyarakat dalam mengakses layanan publik.

Dalam sesi diskusi, Arief berbagi pengalaman pribadinya saat menggunakan aplikasi Wadhul Gus'e. Menurutnya, layanan tersebut memberikan respons yang sangat cepat.

"Saya pernah mengirim laporan sekitar pukul 10 malam. Di luar dugaan, kurang dari satu jam laporan tersebut sudah direspons dan langsung ditindaklanjuti. Pengalaman itu menunjukkan bahwa Wadhul Gus'e benar-benar hadir sebagai layanan pengaduan yang responsif," ungkap Arief.

Testimoni tersebut mendapat perhatian peserta lain karena menunjukkan bahwa sistem pengaduan digital yang dibangun Pemerintah Kabupaten Jember telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kunjungan ke Command Center juga meninggalkan kesan mendalam bagi Sudarmawan. Ia mengaku terkesima melihat fasilitas ruang kendali yang modern dengan layar pemantauan berbagai layanan pemerintah yang terintegrasi.

"Seperti di dracin-dracin," ujarnya sambil tersenyum, menggambarkan kekagumannya terhadap kecanggihan ruang Command Center.

Selain itu, Sudarmawan juga mengapresiasi keberadaan studio podcast yang dinilai sangat representatif untuk mendukung diseminasi informasi kepada masyarakat. Melihat potensi tersebut, ia menyampaikan harapan agar suatu saat KIM Tegalgede dapat diundang menjadi narasumber Podcast Wadhul Gus'e untuk berbagi pengalaman mengenai program budidaya maggot yang selama ini dikembangkan sebagai bagian dari pengelolaan sampah organik dan pemberdayaan masyarakat.

Keikutsertaan KIM Tegalgede dalam Sabtu Kreatif menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan komunitas informasi tidak hanya berhenti pada penyebaran informasi, tetapi juga berkembang menjadi ruang berbagi pengalaman, penyampaian aspirasi, serta lahirnya gagasan-gagasan kolaboratif. Melalui pemahaman yang lebih mendalam mengenai Jember Command Center dan layanan Wadhul Gus'e, diharapkan KIM se-Kabupaten Jember semakin mampu mengedukasi masyarakat tentang pentingnya memanfaatkan layanan digital pemerintah sekaligus menjadi mitra aktif dalam mewujudkan pelayanan publik yang cepat, terbuka, dan responsif.