Nasi Goreng Pak Robet Fix Enak No Debat

  • Sep 27, 2023
  • ARIEF
  • INFO KULINER

Senin, 18 Septemter 2023 dini hari atau sekitar pukul 03.00 masmin gabut. Penuh Semangat mengeluarkan sepeda motor untuk mencari sebungkus nasi. Tidak dengan niatan penggemukan badan tetapi lebih berniat untuk mencari makanan sahur. Ternyata mencari makanan pada dini hari agak susah di sepanjang jalan Tawang Mawu. Akhirnya Masmin ingat salah satu warung nasi goreng di daerah Baturaden. Pak Robet, itulah panggilan penjaja nasi goreng yang cukup legend ini.

Tahukah kamu bahwa masmin mengenal nasi goreng ini mulai tahun 2012. Awalnya bukan Pak Robet yang berjualan tetapi anaknya. Setelah anaknya bekerja di Bali warung nasi goreng tersebut dikelola oleh Pak Robet beserta istrinya. Pedagang nasi goreng ini terletak di jalan baturaden. Tepatnya di antara Gang Baturaden 3 dan Baturaden 4. Beliau mulai membuka lapaknya mulai dari pukul 19.00 sampai habis.

Harga nasi goreng Pak Robet cukup terjangkau. Nasi goreng plus telur ceplok/dadar berada dikisaran harga dua belas ribu rupiah. Harga yang sama jika kalian memesan mie goreng plus telur. Jika tanpa telur, kalian bisa mendapat harga yang lebih murah yaitu sepuluh ribu rupiah. Favorit masmin adalah mie goreng extra pedas plus telur. Jangan salah, dagangan nasi goreng Pak Robet ini tidak mewah. Beliau menggunakan gerobak dorong. Pedagang kaki lima dengan rasa bintang lima, Begitulah kira-kira istilah anak-anak jaman now.

Rumah Pak Robet berada di daerah jalan Danau Tondano RT 01 RW 03 Lingkungan Krajan kelurahan Tegalgede kecamatan Sumbersari. Beliau setiap hari mendorong gerobak yang jaraknya kurang lebih sekitar 2 km. Dengan usia beliau yang sudah tidak muda lagi, tentu pekerjaan ini tidak semudah yang dibayangkan. Pernah suatu ketika masmin menjajal datang ke rumah beliau untuk membeli nasi goreng, ternyata juga dilayani. Waktu itu pak Robet waktu masih menunjukkan pukul 18.00 selepas bada magrib dan beliau belum berangkat.

Nasi goreng Pak Robet adalah legenda. Pada periode 2012-2016 gerobak beliau sangat laris. Nasi goreng dan mie goreng beliau sangat digemari oleh mahasiswa. Saking ramainya, tidak jarang jalan Baturaden mengalami kemacetan. Setelah pandemi, jaringan mahasiswa yang mengenal nasi goreng legend ini tenggelam.