Menggugah Nasionalisme Warga, Sambutan Ketua RW 04 Lingkungan Baturaden
- Aug 17, 2023
- ARIEF
- INFO UMUM, INFO KEGIATAN, INFO SEDULUR TEGALGEDE
Rabu, 16 Agustus 2023 adalah moment yang spesial. Tidak hanya untuk warga di lingkungan Baturaden tetapi juga seluruh rakyat Indonesia. Mengingat dalam hitungan jam, kita merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 78. Begitu juga seperti malam hari ini. Seluruh warga RT 01 RW 04 membanjiri jalan utama Baturaden, yang dekat dekat gang IX. Pintu selatan dan utara masuk ke gang Baturaden ditutup. Supaya jalannya acara tidak terganggu. Terlihat dari kejauhan banyak tokoh masyakat yang hadir dalam acara tasyakuran malam 17. Hadir ditengah-tengah masyarakat ketua RT 01 Bapak Wahyudi, ketua RW 04 Bapak H. Hartono.S, dan sesepuh lingkungan Baturaden yang tidak bisa penulis sebutkan satu per satu.
Inti dari adanya acara tasyakuran ini adalah JASMERAH, yakni jangan sekali-kali melupakan sejarah. Adalah sebuah peringatan agar sejarah jangan dilupakan melainkan bisa kita kenang, dan di pelajari. Seperti yang malam ini disampaikan oleh Hartono selaku ketua RW 04. Beliau menyampaikan sejarah singkat bagaimana kemerdekaan Indonesia ini diraih, bukan diberi. Secara sederhana beliau menceritakan tentang rangkaian sejarah singkat detik-detik kemerdekaan Indonesia. Pada tanggal 16 Agustus 1945, Soekarno dan Hatta pada saat itu diculik oleh para pemuda, didorong untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Jika tidak sekarang, maka sama saja kemerdekaan Indonesia ini adalah pemberian dari Pemerintah Jepang yang bahkan pada saat itu Jepang sudah menyerah kepada sekutu. Para pemuda tidak ingin kemerdekaan bangsa Indonesia ada campur tangan dari Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI).
Para Pemuda. Itu adalah kuncinya. “Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia”. Sebuah kalimat legenda yang sempat dipekikkan oleh bapak bangsa, Bung Karno. Di akhir sambutan dari ketua RW 04, Hartono, menyampaikan bahwa generasi muda adalah generasi penerus bangsa. Harus kuat, harus tegar, dan tidak mudah terpengaruh. Beliau mengingatkan bahwa pendidikan adalah langkah penting generasi muda dalam mengawal bangsa. TIdak ada alasan pendidikan hanya setingkat SD dan SMP karena sekarang sudah harus tingkat SMA/SMK. Ada banyak penawaran beasiswa. Salah satunya adalah beasiswa tingkat SMK khusus bagi warga Tegalgede. Program ini adalah hasil kerjasama kelurahan Tegalgede dengan SMK Visi Global. Adapula beberapa kemudahan bagi warga yang tidak mampu untuk segera mengurus Kartu Indonesia Pintar (KIP) di kelurahan.
Nasionalisme. NKRI harga mati. Kira-kira seperti itulah kesimpulan dari sambutan ketua RW 04. Bangsa ini jangan mudah untuk dipecah belah. Kegiatan seperti tasyakuran pada malam kemerdekaan ini harus semakin digalakkan. Supaya masyarakat akar rumput kuat, kompak dan solid. Jika dari grass root sudah kuat, maka jangan harap bisa mengguncang Bangsa Indonesia dengan mudah.