Cerdas di Dunia Maya, Santun di Dunia Nyata: Keseruan Edukasi Digital di Ponpes Al Qodiri 01 Jember

  • Nov 05, 2025
  • ARIEF
  • INFO PENDIDIKAN

KIM Tegalgede - Santri zaman sekarang bukan cuma jago ngaji, tapi juga harus melek digital. Itulah vibes yang terasa di Pondok Pesantren Al Qodiri 01 Jember saat jadi tuan rumah Digital Roadshow Goes to School yang digelar oleh Dinas Kominfo Kabupaten Jember bareng Relawan TIK Jember dan KIM se-Jember, termasuk KIM Info Reng Tegalgede yang ikut berpartisipasi aktif.

Mengusung tema “Cerdas di Dunia Maya, Santun di Dunia Nyata”, kegiatan ini sukses mencuri perhatian para santri dan siswa yang hadir. Edukasi digital ini jadi bagian dari gerakan literasi digital yang menyasar pelajar dari tingkat dasar hingga pesantren di seluruh Kabupaten Jember. Tujuan besarnya adalah agar anak muda Jember makin paham soal etika, keamanan, dan bijak bersosial media.

Sebelum acara berlangsung, tim KIM se-Jember sudah intens koordinasi sejak 25 Oktober bersama Kominfo Jember serta Relawan TIK. Melalui rapat bersama, masing-masing KIM diminta mengirimkan perwakilannya untuk ikut serta di berbagai titik pelaksanaan. Nah, pada 3 November pagi, semua peserta udah siap di lokasi masing-masing pukul 07.30 WIB. Termasuk dua anggota KIM Info Reng Tegalgede — Haikal Fikri dan Lydia — yang mendapat bagian tugas di Pondok Pesantren Al Qodiri 01 Jember.

Tugas mereka nggak main-main. Selain jadi fasilitator bareng tim Relawan TIK Jember, mereka juga dipercaya ngurus konten dan dokumentasi kegiatan. Jadi, bukan cuma paham teori digital, tapi juga langsung praktek bikin materi yang bisa diunggah ke media sosial.

Acara ini dikemas dengan gaya fun learning. Para pemateri nggak cuma ceramah, tapi juga ngajak peserta interaksi langsung. Mulai dari bahas soal digital mindset, gimana cara aman di media sosial, sampai tips jitu hindarin hoaks dan cyberbullying. Banyak santri yang antusias bertanya, apalagi ketika dibahas soal jejak digital dan pentingnya menjaga reputasi di dunia maya.

Menurut para peserta, acara ini bikin mereka lebih sadar bahwa dunia digital itu luas banget tapi juga punya sisi risiko kalau nggak bijak menggunakannya. “Kita jadi tahu kalau setiap klik itu punya tanggung jawab. Jadi harus hati-hati, jangan asal posting,” ujar salah satu santri dengan semangat.

Buat KIM Info Reng Tegalgede sendiri, keikutsertaan ini jadi bukti nyata komitmen mereka dalam mendukung misi #JemberMakinDigital. Melalui kegiatan seperti ini, KIM berperan sebagai jembatan antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam menyebarkan literasi digital hingga ke level akar rumput.

“Sekarang waktunya pesantren juga ikut terlibat dalam transformasi digital. Dunia digital bukan hal yang harus dihindari, tapi harus dihadapi dengan cerdas dan santun,” ungkap salah satu perwakilan KIM Info Reng Tegalgede.

Roadshow literasi digital ini masih bakal berlanjut ke berbagai sekolah dan pesantren lainnya di Kabupaten Jember. Harapannya, makin banyak generasi muda yang nggak cuma aktif di dunia maya, tapi juga bijak, beretika, dan siap jadi duta digital yang membawa dampak positif.

Karena pada akhirnya, cerdas di dunia maya dan santun di dunia nyata bukan cuma slogan tapi gaya hidup baru anak muda Jember yang siap menatap masa depan digital dengan percaya diri.