Merajut Kebersamaan: Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial Pasca Pilkada 2024 di Kelurahan Tegalgede
- Dec 20, 2024
- Ayin
- INFO KELURAHAN
Pada Kamis, 19 Desember 2024, Kelurahan Tegalgede menjadi tuan rumah kegiatan Sosialisasi Penanganan Konflik Sosial Pasca Pilkada Serentak 2024. Bertempat di aula kelurahan, acara ini dihadiri oleh seluruh ketua RT dan RW serta lurah dari seluruh di Kecamatan Sumbersari.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Sumbersari, Regar Jeane Dealen Nangka, S.STP, M.Si, dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Drs. Sigit Akbari, M.Si. Dengan mengusung tema "Merajut Kebersamaan untuk Jember yang Harmonis Pasca Pilkada 2024", acara ini bertujuan untuk memperkuat solidaritas masyarakat dalam mencegah potensi konflik sosial setelah pesta demokrasi.
Dalam sambutannya, Lurah Regar Jeane Dealen Nangka menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah untuk menjaga keharmonisan di tengah keberagaman. "Pilkada adalah momen demokrasi yang seharusnya mempererat persatuan. Mari bersama-sama kita jadikan Jember sebagai contoh daerah yang mampu menyelesaikan perbedaan secara damai dan bijaksana," ujarnya.
Sementara itu, Drs. Sigit Akbari, M.Si, menyoroti pentingnya peran ketua RT dan RW sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan menangani potensi konflik. "Kita perlu membangun komunikasi yang efektif di tengah masyarakat agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara cepat dan tepat, sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar," jelasnya.
Acara ini disambut dengan antusias oleh warga, terutama karena relevansinya dalam menjaga kerukunan pasca Pilkada. Para peserta diajak berdiskusi aktif mengenai strategi pencegahan konflik, mulai dari mediasi hingga penguatan nilai-nilai toleransi. Tak hanya itu, simulasi penanganan konflik sosial juga digelar untuk memberikan pemahaman praktis kepada para peserta.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, harapan besar ditanamkan agar masyarakat Kecamatan Sumbersari, khususnya Kelurahan Tegalgede, dapat terus menjaga keharmonisan dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan bersama. Pilkada 2024 mungkin telah usai, namun semangat untuk merajut kebersamaan demi Jember yang lebih harmonis akan terus hidup di hati setiap warganya.